News Update
  • Pendaftaran Ujian telah dibuka segera daftarkan diri anda

LSP AAMAI

Lembaga Sertifikasi Profesi Aplikasi Asuransi dan Manajamen Asuransi Indonesia

Sertifikat

PROSEDUR
PEMELIHARAAN, PERPANJANGAN, PENUNDAAN DAN PENCABUTAN
SERTIFIKAT PROFISIENSI


1. PEMELIHARAAN SERTIFIKAT (SURVEILAN)

Pemegang sertifikat LSPP AAMAI senantiasa harus selalu memelihara sertifikat profisiensinya agar dapat dipastikan dan terpeliharanya kompetensi para Pemegang Sertifikat Profisiensi Ajun Ahli dan Ahli Asuransi Jiwa. Untuk dapat terpeliharanya pemegang sertifikat, setiap pemegang sertifikasi profisiensi harus mengisi formulir data dan mengirimkannya ke Sekretariat LSPP AAMAI. Pengisian formulir data harus dikirimkan oleh setiap pemegang sertifikat pada bulan Desember kepada LSPP AAMAI atau dilakukan diluar jadwal tersebut, apabila diminta oleh LSPP AAMAI bila adanya keluhan pihak ke-3 atau adanya kasus sangkaan malpraktek.

Formulir data bisa diminta ke Sekretariat LSPP AAMAI atau di diunduh di website LSPP AAMAI lspp.aamai.or.id.


2. PERPANJANGAN SERTIFIKAT

Jika persyaratan masa berlaku sertifikasi LSPP AAMAI berakhir dan pemegang sertifikat LSPP AAMAI mempunyai keinginan untuk memperpanjang sertifikasi LSPP AAMAI, maka pemegang sertifikat LSPP AAMAI harus mendaftarkan kembali minimnal 2 bulan sebelum masa berlakunya sertifikasi LSPP AAMAI. LSPP AAMAI akan menginformasikan kepada pemegang sertifikat LSPP AAMAI tentang kewajiban mengajukan perpanjangan  sertifikasi LSPP AAMAI paling lambat 3 bulan sebelum masa berlaku  sertifikasi Ajun Ahli atau Ahli Asuransi Jiwa habis.

2.1. Tujuan

Prosedur ini disusun untuk memastikan Proses Perpanjangan Sertifikasi sesuai dengan persyaratan PBNSP 213 serta memelihara dan melakukan pembinaan terhadap para pemegang gelar Ajun Ahli dan Ahli Asuransi yang telah lulus ujian profisiensi dari LSPP-AAMAI.
P2B diperlukan karena :
Diakui bahwa untuk hampir semua profesi, keberhasilan dalam mendapatkan kualifikasi profesional bukanlah sebagai akhir proses belajar. Keberhasilan seperti itu justru harus dipandang sebagai suatu tahapan baru pengembangan profesional yang berlangsung terus selama pemegang kualifikasi profesional itu bekerja aktif dalam menjalankan profesinya.
Bahwa perkembangan ilmu pengetahuan tentang perasuransian terbukti telah mengalami kemajuan yang sangat pesat seiring dengan semakin tumbuhnya kebutuhan manusia terhadap jasa asuransi. Perkembangan ilmu pengetahuan tersebut mutlak harus diikuti secara terus menerus oleh para profesional dibidang perasuransian
Dengan melakukan pencatatan secara baik atas kegiatan-kegiatan itu akan diketahui apakah yang bersangkutan  sudah atau belum memenuhi kebutuhannya sendiri atau kebutuhan perusahaan dimana dia bekerja

2.2. Definisi

Pengembangan Profesional Berkelanjutan (P2B) adalah peningkatan pengetahuan, pengalaman dan keahlian secara terencana dan pengembangan kualitas pribadi yang diperlukan untuk pelaksanaan tugas-tugas profesional dan teknis selama masa bekerja.
Definisi P2B secara luas ini telah dipilih karena yang menyandang sertifikasi ”Ajun Ahli” dan ”Ahli” asuransi terdiri dari para spesialis yang membutuhkan pengembangan yang berbeda-beda antara yang satu dengan yang lainnya
Pengembangan profesional ini meliputi pemutakhiran pengetahuan tehnis, pengembangan manajemen dan segi-segi lainnya

2.3. Proses Prosedur :
• Setiap pemegang sertifikasi Ajun Ahli dan Ahli Asuransi yang telah lulus ujian profisiensi dari LSPP-AAMAI diwajibkan memutakhirkan pengetahuannya baik melalui kursus, seminar, pendidikan akademik, atau kegiatan lain yang dinilai memadai  oleh Tim Penilai, dan dihitung berdasarkan jumlah Satuan Kredit Profesi (SKP).
• SKP tersebut dihitung setiap 3 (tiga) tahun dan dibuktikan dengan Sertifikat/Ijazah/ Surat Keterangan lain yang sah.
• Kegiatan yang dapat diberikan nilai SKP adalah semua kegiatan, baik akademis maupun non-akademis, yang relevan dengan ilmu pengetahuan dalam bidang perasuransian serta syarat-syarat administratif dan kewajiban finansial anggota AAMAI.
• Anggota diwajibkan untuk mengumpulkan SKP :
 Ajun Ahli Asuransi  : minimal 100 SKP
 Ahli Asuransi : minimal 150 SKP
• Evaluasi terhadap prestasi pencapaian SKP tersebut akan dilakukan oleh LSPP AAMAI setiap 3 (tiga) tahun sekali.
• Pengajuan program P2B :
 Pemegang sertifikat mengajukan permohonan kepada LSPP AAMAI dengan mengisi formulir dengan menyertakan 2 (dua) lembar copy Sertifikat/ Penghargaan/ ijazah/Surat keterangan yang menunjukkan bahwa yang bersangkutan telah mengikuti kegiatan program P2B
 Berkas pengajuan permohonan tersebut akan dinilai oleh Tim Penilai, kemudian kepada pemohon akan diberikan jawaban oleh LSPP AAMAI yang disertai dengan Sertifikat yang baru
 Atau secara on line melalui website LSPP AAMAI, lspp.amai.or.id
• Rincian Satuan Kredit Profesi (SKP) :


 

LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI PROFESIENSI
ASOSIASI AHLI MANAJEMEN ASURANSI INDONESIA
(LSPP AAMAI)


SATUAN KREDIT PROFESI (SKP)
PROGRAM PENGEMBANGAN PROFESIONAL BERKELANJUTAN
(PROGRAM P2B)
No. Dokumen : DOK-012/PRO10/LSP-AAMAI/X/2012

NO AKTIVITAS DIBIDANG PERASURANSIAN BOBOT
  DALAM NEGERI LUAR NEGERI
I PENDIDIKAN DAN PELATIHAN  
1 Seminar/Conference/Lokakarya/Talk Show  
 a. Peserta 10 15
 b. Moderator 15 20
 c. Nara Sumber / Pembicara 30 40
2 Workshop / Pelatihan / Kursus :  
 a. Peserta 15 25
 b. Pengajar / Pembicara / Fasilitator 25 35
3 Karya Tulis di Bidang Perasuransian  
 a. Populer (Minimal 9000 karakter) 10 15
 b. Jurnal Ilmiah (Minimal 12000 karekter) 20 25
 c. Buku (asli dan minimal 100 halaman) 120 150
4 Tenaga Pengajar / Dosen per semester / mata kuliah 20 30
5 Ketua / Anggota Tim Penelitian 30 40
6 Ketua / Anggota Tim Kerja / Ad Hoc / Task force 20 30
7 Penyusunan Resume Buku-Buku Text (Bacaan) 15 25
     
II KEGIATAN NON EDUKATIF :  
1 Peran aktif dalam LSPP AAMAI dan/atau Kepengurusan AAMAI 20 
2 Peran Aktif dalam Kepengurusan Organisasi Profesi atau Asosiasi Perasuransian selain butir 1 (satu) 15 
   
 III ADMINISTRATIF DAN FINANSIAL   
1 Melengkapi seluruh persyaratan administratif 10 



 

LEMBAGA SERTIFIKASI PROFESI PROFESIENSI
ASOSIASI AHLI MANAJEMEN ASURANSI INDONESIA
(LSPP AAMAI)


FORMULIR ISIAN PROGRAM P2B
No. Dokumen : FR.010/PRO10/LSP-AAMAI/X/2012

A. N a m a : _______________________________________________________________
Nomor Sertifikat LSPP AAMAI : _______________________________________________________________
Tempat, Tanggal Lahir : _______________________________________________________________
Alamat Rumah : _______________________________________________________________
Perusahaan : _______________________________________________________________
Alamat Kantor : _______________________________________________________________
Tel, HP, E-mail : _______________________________________________________________
B. Pendidikan Terakhir : _______________________________________________________________
(lulus berijazah)
C. Lulus Ujian Sertifikasi AAAI : Tahun, __________
Lulus Ujian Sertifikasi AAI : Tahun, __________
D. Program Pengembangan yang diikuti selama tahun :  __________

NO PROGRAM PENGEMBANGAN YANG DIIKUTI JML SKP JML.
   DN LN 
1 Anggota Aktif AAMAI  10 - 
2 Aktif di LSPP AAMAI dan/atau Kepengurusan AAMAI  20 - 
3 Aktif di Kepengurusan Asosiasi Perasuransian  15 - 
4 Peserta Seminar/Conference/Lokakarya/Talk Show  10 15 
5 Moderator Seminar/Conference/Lokakarya/Talk Show  15 20 
6 Pembicara Seminar/Conference/Lokakarya/Talk Show  30 40 
7 Workshop / Pelatihan / Kursus :  25 35 
8 Peserta Workshop / Pelatihan / Kursus  15 25 
9 Pengajar / Fasilitator Workshop / Pelatihan / Kursus  25 35 
10 Karya Tulis Populer (Minimal 9000 karakter)  10 15 
11 Karya Tulis Jurnal Ilmiah (Minimal 12000 karekter)  20 25 
12 Karya Tulis Buku (asli dan minimal 100 halaman)  120 150 
13 Tenaga Pengajar / Dosen per semester / mata kuliah  20 30 
14 Ketua / Anggota Tim Penelitian  30 40 
15 Ketua / Anggota Tim Kerja / Ad Hoc / Task force  20 30 
16 Penyusunan Resume Buku-Buku Text (Bacaan)  15 25 
17     
18     
 TOTAL    

Bukti-bukti kegiatan tersebut pada hurup D sudah kami kirimkan berupa soft copy (Scan) ke alamat e-mail info@aamai.or.id atau aamai@indo.net.id


_________________, _________________


_________________________
Tandatangan

3. PENUNDAAN SERTIFIKAT

Bagi pemegang setifikat profisiensi LSPP AAMAI yang masa berlakunya sudah habis dan belum memenuhi syarat untuk perpanjangan sertifikat sesuai prosedur yang telah ditetapkan, maka sertifikatnya tidak bisa dipergunkan lagi dan ditunda sampai terpenuhinya syarat untuk perpanjangan sertifikat.


4. PENCABUTAN SETIFIKAT

4.1. Apabila LSPP AAMAI menerima laporan penyalahgunaan dan penyimpangan dalam penggunaan sertifikat oleh pemegang/pemilik sertifikat, dan laporan telah ditindak lanjuti oleh LSPP AAMAI dengan mengkaji laporan dan dokumen tersebut dengan mengadakan sidang pleno untuk memutuskan apakah yang bersangkutan terbukti  :
a. Melakukan pelanggaran terhadap persyaratan  sertifikasi LSPP AAMAI.
b. Gagal memenuhi persyaratan sertifikasi LSPP AAMAI untuk Sertifikasi Ajun Ahli atau Ahli Asuransi Jiwa
Maka LSPP AAMAI akan mencabut sertifikatnya.
4.2. Pemegang sertifikat LSPP AAMAI yang yang sertifikatnya dicabut tidak mempunyai hak untuk menggunakan gelar atau sebutan LSPP AAMAI dan mempublikasikan atau iklan yang menyatakan masih dalam status pemegang sertifikat
4.3. Pemegang sertifikat LSPP AAMAI yang dicabut sertifikatnya harus mengembalikan sertifikatnya  kepada LSPP AAMAI
4.4. Semua informasi yang didapat dari LSPP AAMAI, selama proses pencabutan sertifikasi akan diperlakukan secara rahasia kepada pemegang Sertifikat Profisiensi Ajun Ahli dan Ahli Asuransi Jiwa.